SINERGI PROGRAM UPP, BPP DAN ORTOM
.jpeg)
Lazismu Kota. Pelaksanaan program tasharruf (penyaluran/distribusi ZIS) oleh Lazismu menjadi salahsatu tonggak tersampaikannya manfaat ZIS bagi masyarakat. Sementara dalam melakukan tasharruf terdapat 6 pilar sebagai pedoman kerja, yang meliputi: Pendidikan, Ekonomi, Kesehatan, Sosial Dakwah, Kemanusiaan dan Lingkungan. Dan disetiap pilar akan dibagi dalam beberapa sub program yang lebih terbatas. Sebagai contoh dalam Pilar Pendidikan terdapat beberapa sub program seperti Beasiswa Yatim/ Prestasi, Peduli Guru, Guru BTQ, Save Our School, Pendamping Sekolah, dan termasuk program Kado Pendidikan.
Dalam setiap
pilar tersebut setidaknya terdapat tiga hingga enam bentuk sub program. Yang
dalam pelaksanaannya membutuhkan beragam
persiapan baik administrasi, koordinasi, teknis pra kegiatan, waktu dan hal lainnya.
Dan disadari akan melibatkan kerja teknis yang besar, yang kemudian dapat
mempengaruhi kerja-kerja penghimpunan ZIS olah Lazismu ataupun proses edukasi bagi
Masyarakat.
Perencanaan
Lebih Awal
Pelaksanaan Sinergi
Kolaborasi Program Lazismu bersama UPP, BPP dan Ortom Muhammadiyah Kota
Pekalongan telah dicanangkan dalam forum Rapat Kerja Daerah tahun 2026. Sinergi
ini diharap mampu mengembangkan program kemanusiaan dengan bentuk dan jangkauan
lebih luas.
Hanya saja
dalam tekniknya belum berjalan secara efektif. Beberapa sinergi kegiatan telah berjalan
seperti; penanganan bencana alam oleh MDMC berupa Pendirian Dapur Umum dan
Respon Cepat Bencana. Program Pemberdayaan UMKM bersama MPM dan MEK. Program
Pemberdayaan Komunitas oleh MPKS, ataupun program Santunan dan Beasiswa Yatim bersama
MKS PDA Kota.
Dalam pandangan
Manajer lazismu Kota menyatakan bahwa telah dilakukan sinergi program, hanya masih
diperlukan kajian dan penguatan dalam pelaksanaannya. Maka kedepan perencanaan tashaffur program benar-benar oleh
UPP. BPP atau Ortom, mencakup perencanaan, teknis hingga pelaporan. Yang gambaran
umumnya diawali koordinasi bersama.
