Pelatihan Bolu Batik


Sahabat Lazismu. Dalam memperkuat kapasitas komunitas, Lazismu Kota Pekalongan melaksanakan pelatihan UMKM 2026 bertema Pembuatan Bolu Batik. Kegiatan diikuti unsur Komunitas Perempuan sebagaimana PKK, Aisyiyah dan unsur Guru. Dalam pelaksanaannya Lazismu Kota Pekalongan berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Utara dan Oryza Sativa Institut. Adapun kegiatan bertempat di Aula Kantor Kecamatan Pekalongan Utara.

Dalam sambutan pembukaan PD Muhammadiyah Pekalongan menyampaikan harapan, agar yang didapatkan dari pelatihan untuk dapat dikembangkan. Sehingga tujuan kegiatan akan tercapat. Dan berharap jika ada hal kurang jelas segera ditanyakan. Agar penerimaan materi pe;atihan dapat maksimal.  Sementara Pihak Kecamatan menyampaikan terima kasih atas kepedulian Lazismu kepada warganya, dan pelatihan tetap memperhatikan pengunaan bahan yang aman dikonsumsi. “Jangan sampai untuk menuju estetik produk, menggunakan bahan yang berbahaya” ungkapnya.

Pemilihan tema pembuatan Bolu Batik dirasa perlu, mengingat keberadaan pelaku usaha ini terbilang sedikit. Sementara potensi pasar dan kebaradan sebagai ikon Kota Pekalongan sebagai Kota Batik dan Kota Kreatif menjadi tantangan. Dalam kesempatan tersebut Lazismu Kota Pekalongan mengandeng Lembaga Oryza Sativa sebagai naras sumber kegiatan. Pancaran semangat, keceriaan dan keseriusan terpancar dari segenap wajah perserta untuk mengikuti pelatihan.

Walau memiliki lokus pemberdayaan di Kecamatan Pekalongan Utara, namun setiap komunitas tetap mengirim delegasi dari kecamatan lain. Sementara untuk efektifitas praktik, kegiatan di bagi menjadi 6 kelompok. Dengan fasilitasi bahan dan perlatan yang dibutuhkan.  

Pengembangan Program Lazismu

Manajer Eksekutif Lazismu Kota Pekalongan mengatakan bahwa model Pelatihan merupakan teknik baru yang dikembangkan. Sementara pada tahun sebelumnya, pelaksanaan pilar ekonomi hanya berupa dukungan bantuan modal dan peralatan kepada pelaku usahan.

Adapun bentuk pengembangan pilar ekonomi tahun 2026 meliputi: Dukungan Bantuan Modal, Pelatihan Komunitas, Pembentukan Sentra Ekonomi dan Kado UMKM.

Dengan pengembangan bentuk kegiatan, diharap kegiatan Lazismu semakin luas menjangkau kebutuhan warga rentan. Sehingga kemandirian dan diikuti kepedulian akan tercipta, dengan konsep dasar menjadikan Mustahik menuju terbentuknya Muzakki yang peduli sesama.

Setelah melakukan praktik demo pembuatan bolu batik, setiap kelompok langsung menunjukkan hasil dari prose pembuatan. Dengan beragam motif dan warna yang telah dipilih.